6 Cara Optimasi SEO OnPage untuk Website

  

SEO on page dapat dipahami secara singkat sebagai cara optimalisasi kualitas konten agar mudah dimengerti pembacanya. SEO yang baik juga akan memudahkan search engine memahami konten serta kecocokan website dengan keyword yang dicari. Cara optimasi SEO onpage berikut ini penting sekali untuk diketahui pengelola web.

Terdapat banyak cara untuk mengoptimalkan on page SEO yang bisa dipraktekan. Seperti membuat judul yang menarik, menggunakan permalink yang sederhana, dan sebagainya. Untuk mengetahui secara lengkap, simak penjelasan berikut ini.

1. Buat Judul Yang Menarik

cara optimasi SEO onpage yang pertama adalah buat judul konten semenarik mungkin. Judul tersebut serta deskripsi singkat isi artikel nantinya yang akan dilihat pembaca pertama kali. Jadi, buatlah judul dan deskripsi semenarik dan serelevan mungkin agar orang langsung mengklik begitu membaca judul konten.

2. Gunakan Permalink Sederhana

Salah satu indikator utama SEO yang baik adalah permalink yang sederhana. idealnya permalink mengandung kata kunci target. url yang dingkat juga akan memudahkan search engine memahami topik yang dibahas.

Misalnya, pengguna menargetkan kata kunci sepatu pantofel wanita. Idealnya permalink yang digunakan yakni www.(websitemu).com/sepatu-pantofel-wanita. tetapi biasanya wordpress sudah membuat permalink secara default seperti www.(websitemu).com/2020/07/judul artikel. 

Karena itu alamat harus diubah secara manual. Tenang saja, tidak sulit kok, pengguna hanya perlu mengaturnya melalui menu permalink pada setting dashboard wordpress.

3. Tambahkan Gambar Atau Video

Pastikan untuk menambahkan gambar  setidaknya satu gambar pada setiap artikel yang diposting. Karena konten yang hanya berisi tulisan saja tentu sangat membosankan untuk dilihat dan dibaca.

Apalagi lagi jika pengguna menyisipkan video, konten dapat menjadi lebih interaktif dan menarik untuk dibaca. Artikel dengan kombinasi video diklaim memiliki kesempatan 53 kali lebih banyak untuk muncul di halaman pertama dibanding konten yang hanya tulisan saja.

4. Manfaatkan Heading Dan Sub Heading

Pengguna perlu membuat struktur konten  yang jelas serta mudah dipahami untuk memudahkan pengunjung membaca artikel. Memanfaatkan heading serta subheading merupakan salah satu cara menciptakan struktur tulisan yang mudah dipahami.

Keduanya, memiliki fungsi seperti bab dan subbab pada buku. Karena itu, dengan adanya heading dan sub heading pembaca bisa dengan mudah menemukan poin penting yang sedang mereka cari. keduanya juga akan membantu mesin pencari memahami konten pengguna.  Pada heading, sebaiknya gunakan kata kunci utama atau LSI.

5. Letakkan Keyword di 100 Kata Pertama

Cara optimasi SEO lainnya yakni taruh fokus keyword di pembuka paragraf awal . Meski begitu, tidak semua keyword cocok diletakkan pada paragraf pertama. Jika memang tidak memungkinkan, pengguna bisa tidak menyisipkan kata kunci di 100 kata pertama.

Tetapi pengguna perlu membuat paragraf awal dengan kalimat yang jelas serta menarik. Sehingga pengunjung nantinya langsung mengetahui pokok bahasan yang akan dibahas pada konten tersebut.

6. Tingkatkan Kecepatan Website

Web yang memiliki loading lambat akan membuat pembaca kapok berkunjung ke website pengguna. Hal tersebut akan berakibat pada tingginya bounce rate karena banyak orang yang meninggalkan web pengguna. Semakin tinggi bounce rata, kualitas SEO pengguna juga semakin buruk.

 Karena itu, perhatikan kecepatan website pengguna. Coba cek di salah satu tools penguji kecepatan web yang ditawarkan di Google. Berdasarkan riset, web yang memiliki loading lebih dari 5 detik akan ditinggalkan pengunjungnya dengan persentase  53 persen.

Nah, itulah cara optimasi SEO onpage untuk website yang perlu dipraktekan untuk meningkatkan performa website pengguna. Melalui 7 langkah diatas, pengguna sudah bisa melakukan optimasi  pada on page dengan mudah.