Cara Mengecek Traffic Website Menggunakan 4 Tool dengan Mudah

  

Semua pengelola web tentu ingin mengetahui jumlah pengunjung websitenya. Karena itu cara mengecek traffic website ini penting diketahui. Melalui cara ini, pengguna dapat mengukur perkembangan web serta tahu apakah web pengguna menarik banyak pembaca atau tidak.

Mengetahui jumlah pengunjung  juga akan membantu pengguna memvalidasi isi website. Terdapat beberapa tools yang dapat digunakan untuk mengecek traffic website seperti similarweb, alexa dan lainnya.  Berikut ini cara menggunakan tools traffic web secara mudah.

1. SimilarWeb

Cara mengecek traffic website pertama adalah menggunakan bantuan SimilarWeb. Disamping sebagai web analytics, similar juga menyediakan fitur cek traffic web secara gratis. Disini pengguna dapat melihat jumlah traffic terkini dan lima bulan sebelumnya.

Di website ini, pengguna juga bisa mengetahui metrik lain seperti durasi kunjungan rata-rata, persentase pengunjung setelah bounce rate, serta jumlah halaman yang di klik per sekali kunjungan. Masih banyak juga data lain berhubungan dengan traffic yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui performa website.

Seperti sumber traffic, presentasi yang datang dari media sosial, paid, serta persentase organic traffic. Selain itu, pengguna juga bisa mengetahui jumlah pengunjung berdasar negara, minat pengunjung dan sebagainya.

2. Alexa

Alexa merupakan salah satu web analytics populer yang dimiliki Amazon. Menariknya, pengguna bisa mengaksesnya secara gratis.  Untuk menggunakannya pun sangat mudah, hanya perlu memasukkan domain yang akan dicek ke kotak pencarian.

Kemudian, tanpa menunggu lama pengguna akan melihat berbagai metrik terkait traffic. Klik tombol traffic Metrics untuk mengetahui data traffic yang lebih terperinci. Tetapi jumlah traffic yang ditampilkan dalam bentuk Alexa Rank, bukan secara harfiah.

Alexa Rank merupakan sistem peringkat berdasar jumlah page view dan traffic suatu web dalam 90 hari terakhir. Pengguna juga bisa mengetahui persebaran pengunjung berdasar negara, bounce rate, serta durasi page view.

3. Ubersuggest

Selain menawarkan fitur analisis SEO yang mumpuni, desain user interface web analytics satu ini juga ramah pengguna serta mudah dipahami. Pengguna bisa mengakses Ubersuggest secara gratis,  tetapi pihaknya menyediakan opsi upgrade jika ingin menikmati fitur yang lebih lengkap.

Untuk mengecek traffic website menggunakan tools ini, pengguna hanya perlu menuliskan alamat website yang ingin diketahui pengunjungnya. Jangan lupa ubah pilihan negara ke Indonesia. Setelah itu, klik tombol search.  Dengan segera website akan menampilkan traffic situs terkini.

4. Google Analytics

Google analytics merupakan salah satu tools yang penting bagi pemilik website. Melalui alat ini, pengguna dapat mengetahui karakter traffic situs secara detail. Pengguna dapat mengaksesnya secara gratis.

Namun, tools ini hanya dapat digunakan untuk mengecek traffic website pengguna saja. Tidak bisa untuk domain lain. Untuk memulai mengecek traffic dengan menggunakan alat ini yakni, pengguna diwajibkan membuat Google Analytics dahulu. Jika sudah baru kemudian hubungkan dengan web pengguna.

Jika sudah terpasang, masuklah ke dashboard Google Analytics. Disana pengguna akan melihat grafik dengan empat metrik yakni user, session, session durate dan bounce rate. User merupakan jumlah pengunjung. Kemudian session merupakan jumlah kunjungan.

Sementara session durate adalah durasi kunjungan. Dan terakhir bounce rata merupakan persentase pengunjung yang langsung keluar tanpa membuka halaman lainnya. pengguna juga bisa mengatur jangka waktu grafik mulai dari satu hari sampai dengan 3 bulan terakhir.

Nah, itulah cara mengecek traffic website dengan mudah melalui bantuan tools web analytics. Terdapat beberapa alat yang memang keakuratannya rendah saat menampilkan statistik suatu web. Hal tersebut tidak lepas karena sifatnya yang gratis dan hanya berupa trial.