Cara Optimasi SEO Off Page Mudah Untuk Website

  

Bagi pemilik situs web, optimasi mesin pencari atau yang biasa disebut SEO (Search Engine Optimization) merupakan teknik untuk mengoptimasi setiap halaman website. Hal ini penting dilakukan agar halaman website yang dimiliki dapat berkembang. Selain SEO on page, cara optimasi SEO off page juga tidak boleh dilewatkan agar dapat menempatkan website pada peringkat teratas mesin pencarian.

Langkah optimasi SEO yang dilakukan dari faktor eksternal website seturut aturan standar dari mesin pencari dinamakan SEO off page. Optimasi SEO off page dimaksudkan agar algoritma mesin pencari mampu memetakan suatu situs website agar pantas berada di halaman pertama pencarian. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk optimasi SEO off page yang perlu diketahui.

1. Melakukan Link Building

Dalam SEO off page, teknik optimasi yang biasa dilakukan untuk meningkatkan performa halaman website tidak dapat dipisahkan dari link building. Link building merupakan suatu teknik penempatan tautan di website lain untuk menuju website utama atau bisa disebut sebagai backlink. Pada suatu website, mesin pencari akan menilai kualitas dan kuantitas backlink menggunakan algoritma bernama Page Rank.

Melalui algoritma ini, mesin pencari dapat menentukan situs web mana yang lebih penting untuk ditempatkan di halaman pertama mesin pencari. Karena kualitas antar link berbeda, penting bagi pemilik situs web untuk mengukur kualitasnya melalui DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority). Dengan melakukan link building menggunakan PA dan DA suatu situs link dapat teroptimasi dengan baik.

2. Memperhatikan Link Dofollow dan Link Nofollow

Pada mesin pencari, ada dua atribut dalam backlink yang membedakan satu dengan lainnya yaitu link dofollow dan link nofollow. Untuk mengoptimasi suatu situs web, kedua jenis link ini perlu diperhatikan karena memiliki kegunaan yang berbeda. Link dofollow merupakan link yang dapat dideteksi oleh Google bot dan sangat cocok digunakan untuk meningkatkan ranking website.

Sedangkan link nofollow merupakan link yang tidak dapat dideteksi oleh Google bot dan cocok digunakan bagi pemilik website yang hanya berfokus pada trafik saja. Meskipun link dofollow memiliki peranan lebih besar untuk optimasi SEO, namun penting untuk memperhatikan keseimbangan keduanya. Hal ini dikarenakan kedua link ini berperan penting dalam perkembangan suatu situs web.

3. Memanfaatkan Anchor Text

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pencarian website pada mesin pencari yaitu anchor text. Anchor text merupakan potongan teks berwarna biru atau digaris bawahi yang berisi tautan yang dapat diklik oleh pengunjung website. Link yang dapat diklik oleh pengunjung website ini kemudian berguna sebagai informasi dan deskripsi sebuah konten. Banyaknya tautan yang diklik dapat mempengaruhi peringkat di mesin pencarian.

4. Relevansi

Relevansi merupakan cara optimasi SEO off page yang patut diingat dan diikuti oleh pemilik situs website. Hal ini dikarenakan relevansi sangat bermanfaat ketika membangun backlink dengan website yang memiliki konten sejenis dengan website yang dimiliki. Relevansi ini memungkinkan situs web yang dimiliki banyak diklik oleh pengunjung yang mencari kesamaan informasi. Tentunya ini dapat mempengaruhi peringkat website di mesin pencarian.

5. Membangun Backlink dengan Traffic

Traffic merupakan hal penting bagi setiap website karena traffic berisi jumlah pengunjung website beserta halaman yang dilihat dan durasinya. Jika suatu website memiliki traffic yang rendah, bisa dipastikan website tersebut akan tenggelam diantara website yang memiliki traffic tinggi. Untuk melakukan optimasi SEO off page, membangun backlink dengan traffic sangat penting dilakukan untuk menaikkan peringkat website.

Demikianlah beberapa cara optimasi SEO off page yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peringkat website di mesin pencarian. SEO off page merupakan langkah optimasi SEO yang dilakukan dari faktor eksternal website seturut aturan standar dari mesin pencari. Faktor eksternal yang dimaksud bisa berupa link building, link dofollow dan link nofollow maupun anchor text.