Jenis Web Hosting Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya

  

Web hosting adalah sebuah layanan penyimpanan data di sebuah situs yang memungkinkan untuk selalu diakses setiap waktu. Kepemilikan web hosting di era milenial ini memang bisa dikatakan cukup dibutuhkan. Maka dari itu sahabat harus paham dulu mengenai jenis web hosting yang ada dan bisa dicoba sesuai kebutuhan.

Setelah mengetahui pengertian singkat web hosting dan cara kerjanya maka selanjutnya adalah mengetahui jenis-jenisnya. Jenis web hosting yang ada dan ditawarkan memang lumayan beragam dengan berbagai ketentuan pastinya. Jenis-jenis dan kekurangan serta kelebihannya masing-masing akan kita simak bersama berikut ini :

1. Shared Hosting

Jenis web hosting pertama adalah shared hosting dimana layanan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi jaringan. Web pusat atau utamanya akan digunakan bersama-sama oleh lebih dari satu pengguna. Web hosting yang satu ini memang menawarkan biaya yang relatif murah karena bisa digunakan oleh lebih dari satu server.

Bagi pemula, penggunaan shared hosting memang direkomendasikan karena tidak perlu menyeting segalanya sendiri. Kemudian layanan supportnya aktif selama 24 jam penuh dan jika ada kerusakan penanganannya begitu cepat. Namun kekurangannya karena digunakan bersama-sama maka kemungkinan overload data akan lebih mungkin terjadi.

2. VPS Hosting

VPS atau server hosting ini adalah hosting fisik yang dapat dibagi-bagi dan menjadi server virtual yang akan difungsikan menjadi server hosting pribadi. Bagi sahabat yang ingin menggunakan web hosting ini setidaknya harus mampu memahami dasar-dasar pengetahuan server. Penggunaan web hosting jenis ini memang tidak diperuntukkan bagi pemula.

Kelebihan dari web hosting inilah biayanya yang bisa dikatakan masih dalam jangkauan, mampu dimanage dalam 24 jam. Kemudian jika terjadi kerusakan, penanganan akan cepat bisa dilakukan, adanya akses VPS root yang memadai tanpa nantinya akan mengalami downtime. Namun kekurangannya harus memiliki dasar pengetahuan server, mengeluarkan budget menginstal control panel sendiri dan biayanya lebih mahal dari shared hosting.

3. Dedicated Server dan Colocation Server

Web hosting selanjutnya adalah dedicated server dan colocation dimana jika ingin menggunakan web ini harus memiliki pengetahuan mengenai server. Kelebihan penggunaan hosting ini adalah sahabat bebas mengatur kinerja server ini karena servernya hanya khusus bagi satu pengguna. Kemudian sahabat bisa memiliki resource yang besar dan hanya digunakan untuk diri sendiri.

Selain kelebihan yang sudah ditawarkan diatas, kekurangan dari server ini adalah harus memiliki pengetahuan dasar mengenai server dan sistem operasi. Namun kelemahan hosting ini adalah biaya yang ditawarkan lebih mahal dari shared hosting dan harus menginstal control panel. Selain itu jika terjadi downtime server akan mati secara keseluruhan.

4. Cloud Hosting

Hosting yang selanjutnya adalah cloud hosting yang memiliki cara kerja hampir sama seperti shared hosting. Dimana pada satu server bisa digunakan oleh banyak pengguna dan memungkinkan untuk dapat terhubung satu sama lain. Harga yang murah dan stabilitas jaringan menjadi keunggulan dari web hosting ini, namun masalah downtime lumayan akan sering mengintai.

5. Managed WordPress Hosting

Web hosting yang terakhir dalam artikel ini adalah managed wordpress hosting dimana memberikan penawaran ketepatan dalam mengelola wordpress. Seperti kegitan backup harian, website uptime dan skalabilitas. Penggunaan hosting ini cocok bagi pemilik bisnis yang menggunakan jasa wordpress dalam menjalankan bisnisnya.

Web hosting jenis ini menawarkan pelayanan premium yang lebih mumpuni dan ditangani langsung oleh ahli tanpa takut server lemot. Backup otomatis akan ditawarkan dalam web hosting kali ini dan kendala downtime tidak akan terjadi di web hosting jenis ini. Hanya saja kekurangannya adalah bahwa harga yang ditawarkan memang lumayan mahal.

Nah diatas tadi adalah beberapa jenis web hosting yang sahabat bisa coba sebagai salah satu penunjang kerja dan kehidupan. Ingat, untuk selalu memastikan kebutuhan dan kemampuan penggunaan web hosting yang ada. Selamat mencoba!