Software Statistik Paling Populer Digunakan Saat Ini

  

Pengolahan data statistik tentunya membutuhkan alat bantu hitung dan analisa. Apalagi kemajuan dalam teknologi digital sekarang ini sudah menyediakan alat bantu berupa software statistik yang akan sangat membantu pengerjaan olah data statistik.

Dengan bantuan software berbasis aplikasi, pengolahan data statistik sekarang tidak perlu merasa kesulitan lagi. Pengerjaan data statistik secara manual sudah bisa dilakukan dengan bantuan sistem. Beberapa software yang beredar masing-masing memiliki kinerja yang berbeda-beda. Beberapa software statistik yang sering digunakan dalam pengolahan data statistik adalah sebagai berikut.

1. SPSS (Statistical Package for Social Science)

Pada tahun 1968, SPSS dirilis untuk pertama kalinya. Sebagai salah satu program analisa statitistika, SPSS menjadi software paling familiar saat berada di bangku perkuliahan. Bahkan, software ini juga seringkali digunakan oleh para peneliti, perusahaan, hingga pemerintah.

Tepat tanggal 28 juli 2009, SPSS dibeli dengan harga US$1,2 milyar oleh perusahaan IBM sehingga menjadi PASW (Predictive Analytics Software). Selanjutnya pada Januari 2010, software ini diintegrasikan sepenuhnya ke dalam “IBM Corporation” dan berganti nama menjadi “IBM SPSS”. Platform ini dirancang dengan kemampuan menganalisis statistika,mengeksplorasi data, menganalisis dan mengumpulkan data.

2. SAS (Statistical Analysis System)

Software ini merupakan sistem yang memungkinkan untuk digunakan dalam managemen bidang IT, SDM, dan finance. Awal kemunculan SAS berawal dari gagasan Anthony J. Barr yang terinspirasi dari statistik Maurice Kendall sehingga berhasil menciptakan analisis bahasa varian pemodelan. Penggunaan perangkat lunak ini lebih sering digunakan untuk mengolah data keuangan perusahaan.

Misalnya dalam memprediksi laba dan/atau rugi, prospek perusahaan, dan lainnya. SAS dirancang dengan kemampuan melakukan entri data, prediksi untuk pengambilan keputusan, analisis statistik, riset operasi, dan lainnya. SAS juga digunakan untuk membuat, membaca atau memanipulasi data dan menganalisa, meringkas atau tabulasi data.

3. Minitab

Minitap merupakan program yang dirancang mirip dengan Microsoft Excel. Software ini mampu menganalisis data statistik yang cukup kompleks, khususnya ANOVA (Analysis of Variance), analisis reliabilitas, data kualitatif, multivariant, dan lainnya serta mampu menampilkan grafik statistik yang cukup menarik.

Awal mulanya, Minitab dikembangkan oleh Barbara F. Ryan, Thomas A. Ryan, dan Brian L. Joiner sejak tahun 1972. Penggunaan minitab sangat populer bagi kalangan perusahaan industri. Hingga saat ini, minitab memiliki banyak kantor cabang di beberapa negara seperti Prancis, Inggria, Australia, dan Sydney. Dan terus dikembangkan oleh Minitab Inc.

4. LISREL (Linear Structural Relationship)

Model aplikasi ini awalnya dikembangkan oleh Karl Joreskop (1973) hingga selanjutnya dikembangkan bersama Sorbom. Sebagai salah satu software statistik, LISREL seringkali digunakan dalam berbagai ilmu pengetahuan sosial dimana dalam penerapan bidang ilmu sosial dan ilmu perilaku untuk mengambil kepurusan semakin luas dan mudah.

Saat ini, LISREL menjadi satu-satunya software program SEM (Structural Equation Model) yang paling canggih dan mampu memperhitungkan masalah SEM yang tidak bisa dilakukan software lain. Selain itu, LISREL juga populer digunakan dan dipublikasikan ke dalam jurnal-jurbal ilmiah.

5. R

Software yang satu ini berada dibawah lisensi GNU yang selalu memberikan jaminan agar R selalu bebas. Dengan kata lain, R lebih tepat tidak menjadi program statistika. Tepatnya menjadi sebuah lingkungan pemograman yang seringkali digunakan statistisi.

Software R dirancang dengan kemampuan penanganan dan penyimpan data, alat analisis data, pendukung banyak operator perhitungan, dan kemampuan grapikal yang baik. Adapun nama “R” sendiri diambil dari nama depan Ross Ihaka dan Robert Gentlement sebagai penulis di Departemen Statistika Universitad Auckland, Selandia Baru.

Itulah beberapa software statistik yang biasa digunakan oleh kalangan akademisi, praktisi hingga lembaga birokrasi. Selain kelima software yang telah diuraikan diatas, sebenarnya masih ada banyak software lain yang bisa digunakan.