Taman Ayun Temple Bali, Salah Satu Destinasi Wisata Sejarah Yang Wajib Dikunjungi Di Bali

  

Bali merupakan sebuah tempat yang sangat indah untuk dikunjungi apalagi mempunyai ciri khas yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Salah satu tempat yang jangan sampai lupa untuk dikunjungi ialah Taman Ayun Temple Bali. Oleh karena itu, artikel di bawah ini akan membahas salah satu tempat wisata sejarah unik ini.

Latar Belakang Sejarah Pura Taman Ayun

Pura ini dibangun pada abad ke-17 atau sekitar tahun 1643. Yang dibangun oleh Raja dari Kerajaan Mengwi yang saat itu mempunyai beberapa nama lain, diantaranya terdapat Mangapura, Mangarajia dan Kawiyapura.

Dalam pembangunan pura ini dibantu oleh ahli yang memiliki keturunan Tiongkok dari Banyuwangi yang bernama Ing Khang Ghoew. Pura ini didirikan sebagai tempat persembahyangan keluarga bagi kerajaan Mengwi.

Sejak tanggal 29 Juni 2012, Taman Ayun Temple Bali ini sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Sungguh keren bukan karena telah ditetapkan sebagai warisan dunia menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Entah wisatawan lokal maupun mancanegara.

Nama resmi tempat ini adalah lanskap kultur Provinsi Bali: sistem subak sebagai filosofi perwujudan tri hita karana. Tri hita karana sendiri memiliki arti tiga penyebab terciptanya kebahagiaan. Sebuah konsep kosmologi yang dapat melestarikan keanekaragaman budaya serta lingkungannya dengan menekankan tiga hubungan manusia.

Daerah Kompleks Pura Taman Ayun

Pura ini dibagi menjadi empat halaman yang berbeda. Pada halaman pertama disebut dengan jaba. Pada bagian ini terdapat tugu kecil untuk menjaga pintu masuk, terdapat bangunan luas, dan tugu air mancur. Area berikutnya terdapat sebuah komplek pura kecil bernama Pura Luhuring Purnama.

Selanjutnya, pada area ketiga pada halaman kedua yang lebih tinggi letaknya. Akan disuguhkan dengan sebuah aling-aling Bale Pengubengan dihiasi oleh relief Dewata Nawa Sanga. Serta ada juga pura kecil yang bernama Pura Dalem Bekak dan juga ada Balai Kulkul.

Pada bagian halaman terakhir, salah satu tempat tertinggi dan dianggap tempat yang paling suci. Terdapat sebuah pintu gelung yang berada paling tengah yang akan dibuka ketika ada upacara. Sebagai tempat keluar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya.

Lokasi Dan Cara Mencapai Tempat Tersebut

Taman Ayun Temple Bali ini berlokasi di jalan Ayodya, Mengwi, Kab. Badung, Bali. Untuk sarana transportasi menuju tempat ini belum memadai bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bahkan bisa menyewa kendaraan untuk moda transportasi.

Karena banyak sekali tempat penyewaan kendaraan yang tersebar di Bali tinggal pilih saja. Atau bahkan bisa menggunakan jasa transportasi online yang juga banyak bertebaran di pulau dewata Bali. Sehingga tinggal bagaimana anggaran dana yang sudah disediakan untuk travelling.

Harga tiket masuk ke taman wisata ini sekitar Rp 15.000 per orang untuk turis lokal dan Rp 50.000 untuk turis asing. Kemudian harga untuk parkir motor sekitar 2000 saja dan parkir mobil sekitar Rp 5000 saja. Sungguh sangat murah bukan sepadan dengan keindahan yang disuguhkan di tempat ini.

Larangan Yang Wajib Diperhatikan 

Ketika melakukan kunjungan ke pura terdapat beberapa larangan yang mungkin sudah diketahui bersama. Diantara ketika ada orang yang sedang datang bulan atau haid sebaiknya jangan masuk ke daerah yang suci. Untuk mengurangi beberapa hal yang tidak diinginkan yang mungkin saja bisa terjadi.

Demikian beberapa pembahasan mengenai Taman Ayun Temple Bali, salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika sedang berada di Bali. Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan tempat tersebut dari sampah usahakan untuk membuang sampah pada tempatnya.