Cara Bisnis Baju Keluarga Untuk Lebaran yang Ternyata Mudah Dilakukan

  

Saat menjelang lebaran akan banyak orang yang pergi ke mall, pasar, atau toko baju untuk membeli baju lebaran. Kebanyakan orang biasanya selalu membeli baju lebaran yang baru setiap tahunnya. Hal ini bisa dijadikan untuk membuka bisnis menjual baju untuk lebaran. Sebelum itu harus mempelajari dahulu cara bisnis baju keluarga untuk lebaran.

Agar bisnis yang dijalani bisa menguntungkan nantinya. Apa saja cara-cara tersebut? Berikut akan dibahas mengenai cara bisnis baju keluarga untuk lebaran yang ternyata mudah untuk dilakukan.

1. Tentukan Target Pasar

Cara yang pertama adalah menentukan target pembeli yang akan dituju. Bisa tetangga, saudara, teman, atau orang lainnya yang dikenal. Setelah melihat dan menentukan target pembeli tersebut barulah menentukan jenis baju lebaran yang akan dijual. Misalnya tetangga sekitar memiliki banyak anak kecil, berarti harus menjual baju lebaran dengan model yang sesuai untuk anak-anak kecil tersebut.

Jika nantinya para orang terdekat suka dengan baju lebaran yang mereka beli, mereka pasti akan langsung merekomendasikannya kepada orang lain. Ini sekaligus menjadi ajang untuk melakukan pemasaran.

2. Tentukan Harga

Harga baju lebaran yang dijual haruslah sesuai dengan kualitas dan bahan dari baju tersebut. Jangan mematok harga yang tinggi untuk baju lebaran dengan kualitas biasa saja, nanti tidak akan ada yang mau membelinya. Jangan juga memberi harga terlalu rendah jika kualitasnya bagus, nanti dapat menyebabkan kerugian. Tentukanlah harga sesuai dengan kualitas dari baju tersebut.

Selain itu agar terus mendapatkan keuntungan, lebihkan sedikit harga baju tersebut dari harga aslinya. Karena jika terlalu kemahalan tidak akan ada yang mau membelinya. Biarpun mendapatkan keuntungan yang tidak terlalu besar, tetapi bisnis ini bisa jalan terus.

3. Ikuti Tren Fashion

Sebelum menjual baju lebaran, alangkah baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang tren fashion yang sedang berkembang. Dengan mengikuti tren tersebut akan sangat mudah untuk menarik perhatian para pembeli nantinya. Karena kebanyakan konsumen lebih tertarik dengan baju yang sedang tren, dibandingkan dengan yang sudah ketinggalan jaman.

Cara yang satu ini dijamin sangat ampuh untuk menarik perhatian para konsumen, terutama dikalangan para remaja. Karena baju lebaran yang akan digunakan nantinya bisa terlihat lebih menarik, karena sesuai dengan tren fashion yang sedang berkembang.

4. Menjualnya dalam Satu Paket

Hal ini juga sering dilakukan oleh para pedagang baju lebaran yang sudah berpengalaman. Biasanya mereka akan menjualnya dalam satu paket. Seperti gamis dan kerudung, baju koko dan sarung, atau disatukan dengan pakaian lainnya. Cara yang satu ini cukup efektif untuk menarik perhatian para konsumen, terutama dikalangan ibu rumah tangga.

Karena dinilai lebih ekonomis daripada harus membeli satuan. Selain itu cara paket ini yakni memberikan diskon jika membelinya dalam bentuk paket, tetapi harga normal jika membelinya satuan. Dijamin akan banyak konsumen yang tertarik untuk membelinya karena ada diskonnya.

5. Menjual Baju Lebaran Secara Online

Cara yang terakhir adalah menjualnya secara online. Karena saat ini banyak orang yang memilih untuk membeli baju lebarannya melalui sosial media. Sehingga tidak ada salahnya untuk menawarkan baju lebaran yang dijual secara online melalui sosial media. Dengan begitu dapat meningkatkan penjualan dan otomatis mendapatkan keuntungan yang banyak juga.

Dengan menjualnya secara offline dan online akan semakin banyak konsumen yang tertarik. Dan sangat mempengaruhi penjualan baju lebaran tersebut.

Itulah tadi pembahasan mengenai cara bisnis baju keluarga untuk lebaran secara lengkap. Pelajari hal ini sebelum memulai bisnis tersebut, agar bisnis yang dijalankan bisa lebih lancar dan menguntungkan.