Cara Mengatasi Hutang Kartu Kredit Yang Aman Dan Tepat

  

Untuk memudahkan dalam bertransaksi, masyarakat dapat menggunakan kartu kredit sebagai pengganti uang tunai. Kartu kredit merupakan kartu yang diterbitkan oleh bank dengan meminjamkan nasabahnya uang dan pembayarannya bisa diangsur setiap bulan. Jika nasabah tidak membayarnya dalam waktu 3 bulan, biasanya pihak bank mulai mempertanyakan cara mengatasi hutang kartu kredit yang dimiliki oleh nasabahnya.

Berbeda dengan kartu debit, kartu kredit yang dimiliki oleh nasabah tidak akan tergantung pada saldo tabungan namun bergantung pada limit dari setiap transaksinya. Jika penggunaan kartu kredit tidak dikelola dengan baik, tentunya dapat membuat pemiliknya memiliki hutang yang besar. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan hutang kartu kredit:

1. Datang Langsung ke Bank Terkait

Bagi nasabah yang memiliki hutang kartu kredit, hal pertama yang harus dilakukan adalah datang langsung ke bank untuk bertanggung jawab. Bertanggung jawab disini berarti nasabah berbicara langsung kepada pihak bank terkait kendala dalam proses pelunasan kartu kredit. Biasanya pihak bank akan mempertimbangkan kembali waktu pelunasan hutang tersebut asalkan nasabah yang bersangkutan datang sendiri tanpa perwakilan.

Adapun dokumen yang harus dibawa yaitu fotokopi KTP, fotokopi buku tabungan, surat permohonan keringanan, materai dan dokumen penunjang lain. Jangan tergiur dengan pihak lain yang mengklaim bisa mengatasi hutang kartu kredit secara cepat. Selain hanya membuang uang, menggunakan pihak lain sebagai perwakilan justru hanya akan membuat pihak bank tidak senang dan berdampak langsung pada pemilik hutang.

2. Minta Keringanan

Setelah dokumen yang diperlukan telah siap, pemilik hutang kartu kredit dapat langsung berdiskusi dan melakukan negosiasi. Disini pemilik hutang kartu kredit diharuskan menghadap bagian collection bank dan menjelaskan kendala yang dihadapi saat pelunasan kartu kredit. Jika memang benar keadaan nasabah tidak memungkinkan untuk melakukan pelunasan, pihak bank biasanya akan memberikan keringanan kepada yang bersangkutan.

Kebijakan yang diberikan oleh pihak bank bisa berupa debt rescheduling atau debt restructuring untuk meringankan nasabahnya. Restrukturisasi utang ini memungkinkan nasabahnya mendapatkan keringanan berupa penambahan tenggat waktu pembayaran, pemotongan suku bunga hingga pemotongan jumlah hutang yang tersisa. Perlu diingat bahwa kebijakan setiap bank berbeda sehingga pemilik hutang perlu mengetahui apa saja persyaratan yang diperlukan.

3. Balance Transfer Kartu Kredit

Jika pihak bank tidak setuju untuk memberikan restrukturisasi utang, cara mengatasi hutang kartu kredit selanjutnya yaitu dengan balance transfer kartu kredit. Balance transfer yang dilakukan memungkinkan seorang nasabah memindahkan saldo tagihan kartu kredit ke kartu kredit lain yang memiliki bunga rendah. Hal ini tentunya dapat mengurangi beban pembayaran sehingga hutang kartu kredit dapat teratasi.

4. Stop Gunakan Kartu Kredit

Untuk mengatasi hutang kartu kredit, cara yang satu ini tentu penting untuk dilakukan. Dengan tidak menggunakan kartu kredit selama proses pelunasan, pembengkakan hutang tidak akan terjadi sementara waktu. Pemilik hutang juga bisa menggunakan tabungan atau aset yang dimiliki untuk melunasi hutang kartu kredit kepada pihak bank. Fokuslah kepada prioritas utama dan hindari perilaku konsumtif.

5. Ajukan KTA

Mengajukan KTA merupakan solusi terakhir jika pemilik hutang kartu kredit tidak memiliki tabungan atau aset lain untuk membayar hutangnya. KTA atau Kredit Tanpa Agunan merupakan salah satu produk pinjaman yang diberikan kepada nasabah tanpa harus mempersiapkan aset untuk jaminan. Meskipun begitu, pilihlah bank yang memberikan suku bunga terendah dan terjangkau agar proses pembayaran cicilan tidak terkendala seperti sebelumnya.

Demikianlah beberapa cara mengatasi hutang kartu kredit yang mudah dan tepat untuk dilakukan. Ubahlah pola hidup konsumtif dan milikilah prioritas sehingga pemilik kartu kredit dapat menentukan mana yang dibutuhkan olehnya. Carilah kartu kredit dengan bunga rendah agar tidak menjadi beban ketika membayarnya. Hindarilah kesalahan yang sama dengan bijak menggunakan kartu kredit.