Manfaat ASI Eksklusif Bagi Bayi Yang Perlu Ibu Ketahui

  
Manfaat asi eksklusif bagi bayi

Guna mendukung tumbuh kembang bayi, pemberian ASI eksklusif penting dilakukan mengingat manfaat yang terkandung di dalamnya. Banyak manfaat ASI eksklusif bagi bayi yang dapat dirasakan oleh ibu. Pemberian ASI tanpa tambahan pendamping lainnya kepada bayi yang baru lahir hingga bayi berusia 6 bulan disebut sebagai ASI eksklusif. Berikut beberapa manfaat pemberian ASI eksklusif yang perlu ibu ketahui:

1. Mengandung Zat Gizi Penting Untuk Bayi

Sejak awal dilahirkan, ibu sudah bisa memberikan ASI untuk pertama kalinya kepada bayi dengan menerapkan proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD). IMD merupakan proses pemberian ASI segera setelah bayi dilahirkan dan merupakan awal untuk memulai ASI eksklusif. Biasanya cairan ASI yang keluar ketika pertama kali menyusui berwarna bening kekuningan dan disebut sebagai kolostrum.

Kolostrum merupakan cairan ASI pertama yang mengandung lemak, laktosa, vitamin A serta protein IgA, IgG dan IgM yang penting untuk tumbuh kembang bayi.Setelah kolostrum selesai diproduksi sekitar 24 sampai 36 jam setelah melahirkan, cairan ASI akan berubah menjadi warna putih.  Sama halnya seperti kolostrum, cairan ASI ini banyak mengandung karbohidrat, protein, mineral, lemak dan vitamin.

2. Mencegah Malnutrisi

ASI merupakan cairan yang mengandung setidaknya 200 unsur zat makanan yang diperlukan oleh bayi sehingga dapat mencegahnya dari malnutrisi. Setidaknya ibu harus memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan sejak bayi dilahirkan. Oleh sebab itu, pemberian makanan atau minuman selain ASI sampai bayi berusia 6 bulan tidaklah diperlukan karena seluruh kebutuhan nutrisinya telah terpenuhi.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bayi

Salah satu kandungan penting yang terdapat dalam ASI yaitu protein IgA, IgG dan IgM yang merupakan zat antibodi. Zat antibodi dalam ASI mampu membentuk kekebalan tubuh yang membantu bayi mencegah dan melawan bakteri serta virus. Misalnya saya IgA yang merupakan antibodi utama dalam ASI berfungsi untuk melindungi bayi dari alergi, melindungi saluran pernapasan dan pencernaannya.

4. Meningkatkan Kecerdasan Bayi

Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan daya tahan tubuhnya, manfaat ASI eksklusif bagi bayi yaitu dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Hal ini dikarenakan kandungan asam lemak pada ASI yang berperan untuk mendukung perkembangan otak, sistem saraf dan retina pada bayi. Selain perkembangan intelektual, pemberian ASI eksklusif juga dapat mempengaruhi perkembangan emosi anak.

5. Menguatkan Tulang Bayi

Di dalam ASI terdapat banyak mineral salah satunya yaitu kalsium yang berperan penting untuk menunjang perkembangan bayi. Kalsium yang terkandung di dalam ASI secara umum berfungsi untuk menguatkan tulang bayi dan berperan dalam pembekuan darah dan penyembuhan luka. Bayi mampu menyerap mineral yang terkandung dalam ASI sekitar 20% hingga 50% lebih besar dibandingkan susu formula.

6. Melawan Infeksi

Penelitian menyebutkan bahwa pemberian ASI eksklusif kepada bayi sejak awal kelahiran hingga bayi berusia 6 bulan mampu menurunkan berbagai risiko penyakit. Hal ini dikarenakan zat antibodi yang terkandung dalam ASI mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu melawan infeksi. Misalkan saja terhindar dari infeksi saluran pencernaan atau saluran pernapasan yang kerap kali terjadi pada bayi.

7. Mencegah Obesitas Pada Bayi

Pemberian ASI eksklusif terbukti mampu mencegah obesitas pada bayi meskipun bayi selalu menyusu setiap waktu. Hal ini disebabkan karena bayi yang diberi ASI akan memiliki hormon insulin lebih rendah dan hormon leptin lebih tinggi. Hormon insulin berperan mencegah penumpukan lemak sedangkan hormon leptin berperan untuk menghambat nafsu makan bayi sehingga dapat mencegah obesitas.

Demikianlah informasi mengenai beberapa manfaat ASI eksklusif bagi bayi yang perlu ibu ketahui. Karena ASI merupakan cairan yang memiliki banyak manfaat, pemberian ASI eksklusif penting dilakukan hingga bayi berusia 6 bulan. Bayi yang diberi ASI sejak awal dilahirkan, terbukti lebih sehat karena ASI mengandung zat gizi dan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi.