5 Tips Memulai Usaha Buket Bunga Agar Sukses

  
Usaha Buket Bunga

Saat ini usaha buket bunga telah berkembang pesat di kota besar Indonesia. Pasalnya bisnis ini diminati oleh banyak orang terutama kaum perempuan yang menjalankan bisnis. Selain itu bisnis ini juga cukup menjanjikan dan dapat dijalankan di rumah.

Yang namanya menjalankan usaha tentu ada risiko yang harus ditanggung. Risiko dalam usaha buket bunga yang harus ditanggung yaitu kerugian bunga ketika layu dan mati. Oleh sebab itu diperlukan tips yang baik dalam memulai usaha ini agar sukses dan meminimalisir kerugian. Berikut ini merupakan 5 tips memulai usaha buket bunga yang bisa dilakukan, yaitu

1. Menentukan Target Pasar

Pertama-tama yang harus diambil yaitu menentukan target pasar. Biasanya target yang ada dalam usaha buket bunga yaitu orang-orang yang membutuhkan atau sedang menjalankan acara seperti pernikahan, wisuda, kematian dan lain sebagainya.

Selain itu, perlu diperhatikan juga peminat dari buket bunga. Biasanya yang membeli buket bunga yaitu orang-orang yang berada di kelas ekonomi menengah ke atas. Pada kelas tersebut biasanya tidak mementingkan harga, yang terpenting ialah kualitas dan bisa dipercaya sehingga mereka menjadi pelanggan yang setia.

2. Pilih Lokasi yang Pas

Pastinya setiap usaha membutuhkan tempat yang tepat dan dapat menjangkau target pasar. Untuk menjalani usaha ini cobalah memilih lokasi perkotaan yang padat dan ramai. Karena kota-kota besar biasanya memiliki kegiatan acara pernikahan, wisuda dan lainnya yang cukup mewah. Mungkin di beberapa kota kecil juga terdapat kegiatan seperti itu. Namun masyarakatnya biasanya tidak terlalu membutuhkan buket bunga. Dengan kata lain permintaan buket bunga di kota kecil masih minim.

Pilihlah lokasi yang strategis dan menjadi tempat umum yang dilalui banyak orang. Dengan begitu banyak orang yang tahu akan keberadaan usaha buket bunga ini. Adapun beberapa tempat yang direferensikan untuk berjualan bunga yaitu tempat ibadah, jalan raya, pusat perbelanjaan, crematorium, hingga kampus.

3. Kerjasama dengan Pemasok Bunga

Setiap usaha perlu kerjasama dengan orang lain agar usahanya tetap berjalan. Sebagai pengusaha buket bunga tentu diperlukan kerjasama dengan pemasok bunga agar persediaan bunga berjalan dengan baik, efektif dan efisien.

Sebelum memulai bekerja sama ada baiknya untuk melakukan survei terlebih dahulu dan menentukan harga dengan pemasok. Jangan asal memilih pemasok bunga, cobalah untuk mencari pemasok bunga yang menyediakan bunga berkualitas, murah dan terjangkau. Jika sudah menemukan pemasok yang sesuai jadikanlah mereka sebagai mitra dan bekerjasamalah untuk membangun usaha buket bunga.

4. Menyediakan Jasa Antar

Sebagai pengusaha, ada baiknya untuk memiliki jasa antar yang bertugas untuk mengantar pesanan buket bunga oleh pelanggan. Namun perlu juga perhatian yang ketat dalam melayani dan mengirim buket bunga. carilah karyawan untuk mengantar buket bunga dan tekan kan mereka agar selalu tepat waktu.

Selain itu sebagai pengusaha juga diperlukan pengetahuan lalu lintas. Pahami jam-jam sibuk yang mengundang kemacetan jalan raya, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pelanggan dan dapat mengantar pesanan tepat waktu.

5. Penambahan Karyawan

Jika usaha buket bunga sudah semakin besar ada baiknya untuk menambah karyawan, agar usaha tetap produktif dan berjalan dengan baik. Pilihlah karyawan yang sesuai dengan kriteria dan cocok dengan gaji yang ditawarkan.

Itulah 5 tips memulai usaha buket bunga yang dapat dilakukan. Dengan adanya tips-tips tersebut dapat menjadi pelajaran agar usaha tetap berjalan dengan baik.