Cara Investasi Reksadana Online Mudah Untuk Pemula

  
Cara investasi reksadana online

Reksadana merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk berinvestasi dimana terdapat diversifikasi investasi ke berbagai instrumen dan mendapatkan pengawasan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan adanya diversifikasi investasi yang terintegrasi menjadikan reksadana salah satu cara yang paling tepat dalam berinvestasi. Berkembangnya teknologi juga membuat cara investasi reksadana online paling banyak diminati oleh masyarakat.

Hal penting yang harus diperhatikan ketika memulai investasi ini yaitu pemilihan produk reksadana. Karakteristik yang berbeda dari setiap produk reksadana dapat disesuaikan dengan tujuan investasi. Jika telah selesai memilih produk reksadana yang diinginkan, investor dapat menaruh sejumlah uang untuk membeli reksadana yang kemudian dikelola oleh manajer investasi. Berikut cara investasi reksadana yang dapat dilakukan secara online:

1. Memilih Platform Reksadana

Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memulai investasi reksadana secara online adalah memilih platform reksadana terpercaya. Pastikan untuk memilih platform reksadana yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar keamanan dalam berinvestasi terjamin. Untuk mengetahui sebuah perusahaan manajer investasi terdaftar di OJK atau tidak, investor dapat mengunjungi laman https://reksadana.ojk.go.id/Public/ManajerInvestasiList.aspx untuk menghindari penipuan.

Karena penggunaan marketplace untuk menjual reksadana, membuat fasilitas reksadana online yang ditawarkan oleh perusahaan manajer investasi masih terbilang sedikit. Pilihlah platform reksadana online yang menjual produk reksadana dari berbagai manajer investasi untuk kemudahan saat berinvestasi. Ada beragam platform reksadana yang dapat dicoba seperti PT. Manulife Aset Manajemen Indonesia, PT. Paramitra Alfa Sekuritas, Tokopedia, Bukalapak dan masih banyak lagi.

2. Registrasi Diri dan Melakukan Deposit Dana

Setelah memilih platform reksadana online, calon investor akan diarahkan untuk melakukan registrasi diri agar memiliki akun pada platform yang bersangkutan. Selain memiliki akun, calon investor juga akan didaftarkan untuk memiliki Single Investor Identification (SID) dan Rekening Dana Investasi (RDI). SID digunakan sebagai identitas investor sedangkan RDI berguna sebagai rekening untuk menyimpan dana investor.

Sebelum melakukan investasi, calon investor harus menunggu email konfirmasi yang menyatakan SID dan RDI telah selesai dibuat. Setelah menerima email konfirmasi, biasanya seorang investor diminta untuk melakukan deposit awal ke rekening yang telah selesai dibuat agar bisa membeli unit reksadana. Jika memerlukan dana RDI ketika ada keperluan mendesak, seorang investor bisa memindahkan dananya ke rekening tabungan.

3. Memahami Macam-macam Reksadana

Sebelum memulai investasi, seorang investor tentunya harus terlebih dahulu memahami macam-macam reksadana online yang dijual. Berdasarkan alokasi investasinya, setidaknya ada 7 jenis reksadana yang ditawarkan seperti reksadana pasar uang, reksadana saham dan reksadana pendapatan tetap. Tentunya perusahaan manajer investasi juga wajib untuk memberikan informasi lengkap kepada calon investor mengenai produk reksadana yang dijual.

4. Membeli Reksadana

Setelah memilih jenis reksadana, seorang investor dapat langsung membeli saham reksadana tersebut secara online. Tentunya cara investasi reksadana online ini mudah dan dapat dilakukan kapan saja karena dilakukan secara online. Saat berada dalam platform reksadana, pilihlah tombol buy yang ada di ujung sebelah kanan layar. Setelah terbeli, investor akan diminta untuk mengisi form yang tersedia dan mengikuti arahan yang diberikan.

5. Memantau Perkembangan Investasi Reksadana

Memantau perkembangan investasi dan kinerja reksadana perlu dilakukan secara berkala oleh seorang investor di fund factsheet yang tersedia. Pemantauan tersebut dapat dilakukan setiap bulan atau bahkan setiap tahun guna mengetahui baik buruknya reksadana yang dimiliki. Hal ini dilakukan untuk menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan pembelian selanjutnya atau bahkan penjualan. Tentunya pemantauan ini perlu dilakukan agar seorang investor tidak salah langkah.

Demikianlah informasi mengenai cara investasi reksadana online yang mudah untuk pemula. Sebelum memulai investasi, pilihlah platform reksadana terpercaya yang terdaftar dalam OJK agar terhindar dari penipuan. Lakukan registrasi untuk pembuatan akun, SID dan RDI agar bisa memulai investasi. Pilih jenis reksadana yang akan dibeli dan pantau perkembangannya secara berkala agar tidak salah langkah ketika berinvestasi.