Cara Menabung Saat Adanya Corona, Ini Infonya

  
cara menabung saat adanya corona

Memasuki pertengahan tahun, dunia mulai digerakkan dengan munculnya sebuah wabah baru. Virus yang menyebar pesat dan amat mematikan membuat seluruh manusia mendapat anjuran untuk lockdown. Hal tersebut tentu saja membuat khalayak mengalami kemerosotan perekonomian. Oleh sebab itu, cara menabung saat adanya Corona atau bisa disebut Covid 19 perlu diterapkan.

Kendati demikian bagi manusia yang tidak terbiasa berada dalam keadaan terdesak sering kali merasa kesulitan bertahan hidup. Apalagi jika keadaan keuangan semakin menipis. Maka kemudian, demi memperbaiki dan menstabilkan pendapatan saat corona berikut beberapa cara menabungnya:

1. Kurangi Jatah Jajan

Cara menabung saat adanya corona yang paling mudah diterapkan adalah dengan mengurangi jatah jajan. Jika biasanya cenderung suka membeli makanan ringan baik online maupun di minimarket, sebaiknya hindari terlebih dahulu.

Sisihkan uang jatah jajan tersebut sebagai tabungan. Apalagi saat pandemi seperti ini makanan yang dibutuhkan berupa berisi kandungan 4 sehat 5 sempurna. Mengkonsumsi junk food sebaiknya dihindari semaksimal mungkin sampai keadaan benar-benar stabil.

2. Sisihkan Walau Hanya 1000 Rupiah

Meskipun terdengar remeh, akan tetapi upaya menabung seperti ini cenderung sulit diterapkan bagi yang tidak terbiasa. Nominal 1000 rupiah akan sangat berarti jika dikumpulkan secara terus menerus dan konsisten.

Uang 1000 rupiah bisa disisihkan melalui jatah makan, misalnya per hari membutuhkan masak dengan nominal 50.000, maka sisihkan Rp.1000,00 untuk ditabung. Bayangkan saja apabila sudah terkumpul selama 30 hari. Lumayan bukan?

3. Gunakan Tabungan Manual Semenarik Mungkin

Bagi yang takut keluar rumah untuk datang ke bank, menabung tetap bisa dilakukan dengan cara memasukkannya ke dalam tabungan manual. Orang awam biasa menyebutnya ‘Celengan’. Cara tersebut masih terbilang ampuh sampai saat ini.

Akan tetapi tidak sedikit orang yang merasa bosan saat hendak memasukkan uang ke dalamnya. Oleh sebab itu, sangat diperlukan kreativitas agar upaya menabung tetap berjalan. Desain bagian permukaan celengan menggunakan cat atau warna-warna lain dan bentuk semenarik mungkin.

4. Membeli Barang yang Memiliki Nilai Jual Tinggi

Jika memiliki uang berlebih dan tidak ingin terpotong bunga bulanan saat menabung, cara nomor 4 (empat) ini bisa dicoba. Beli barang yang sekiranya memiliki nilai jual tinggi, seperti misalnya emas patri atau batangan.

Namun apabila ingin menggunakan cara menabung pada poin nomor 4 (empat) ini, sebaiknya ketahui paradigma naik turunnya harga emas. Jangan sampai membeli dengan harga tinggi, namun dijual pada saat nominal merendah, tentu saja akan merugi.

5. Jangan Mengabaikan Uang Receh

Kebanyakan orang mengabaikan keberadaan uang dalam bentuk pecahan sebab dianggap tidak terlalu bernilai. Namun, pada saat virus corona merebak seperti sekarang ini tabungan yang terkumpul dari uang receh akan sangat berharga.

Bayangkan saja jika tanpa disadari setiap menerima kembalian mendapatkan nominal 200 sampai 500 rupiah per harinya. Pasti dalam jangka waktu satu minggu akan terkumpul dan menjadi nominal besar yang berarti. Oleh sebab itu mulai saat ini jangan sesekali mengabaikan keberadaannya jika tidak ingin menyesal.

6. Membuat Tabungan Paten

Poin nomor 6 (enam) ini bisa menjadi alternatif bagi orang yang memiliki sifat tidak tahan apabila mengingat masih memiliki uang. Dengan membuat tabungan paten alias tidak dapat diambil, maka uang akan aman.

Dengan memutuskan untuk membuat tabungan yang tidak bisa diambil, maka pemilik bisa lebih leluasa mengumpulkan tabungannya. Cara ini sangat cocok diterapkan pada saat corona, sehingga dapat maksimal menyimpan uang.

Sekian cara menabung saat adanya corona, dari keenam di atas bisa dipilih sesuai dengan kesanggupan masing-masing. Akan tetapi, semua itu tentu tidak akan berjalan sempurna tanpa didasari niat dalam hati. Jaga stabilitas keuangan dan tetap tenang.