Hukum Sholat Subuh Tanpa Doa Qunut

  

Pada pembahasan kali ini akan membahas mengenai hukum sholat subuh tanpa doa qunut. Hal ini agar menjadikan orang lebih yakin dan tidak ragu-ragu dalam menjalankan doa qunut di dalam sholatnya. Supaya semuanya menjadi lebih jelas dan tidak ada lagi yang namanya prasangka. Sebelum mengulas lebih jauh, ada baiknya mengetahui terlebih dulu mengenai doa qunut itu sendiri.

Pengertian dan Manfaat Doa Qunut

Umat Islam tidak akan terlepas dengan yang namanya sholat wajib lima waktu. Diantara shalat wajib tersebut ada satu yang pada urutan sholatnya menggunakan doa qunut. Sholat tersebut dilakukan pada saat subuh maka biasa orang menyebutnya dengan sholat subuh. Ada sebagian orang belum mengetahui mengenai hukum sholat subuh tanpa doa qunut.

Doa qunut adalah doa meminta segala kebaikan, kesehatan, keberkahan, kelancaran dan keselamatan hidup. Semua doa dan kebaikan-kebaikan diucapkan diawal hari agar seharian dalam menjalankan aktivitas bisa terlindungi. Semua karena doa dan ucapan yang baik tersebut. Bisa ditujukan untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Ini merupakan sesuatu hal yang sunah, dalam artian boleh dilakukan atau tidak dilakukan pada waktu melaksanakan sholat subuh. Apabila hendak melakukan doa qunut maka bisa dilakukan pada saat itidal rakaat kedua sebelum melakukan gerakan sujud. Tepatnya setelah rukuk pada rakaat kedua. Seperti biasa banyak umat melakukannya hingga saat ini.

Hukum Sholat Subuh Tanpa Doa Qunut

Ada beberapa pendapat dari para ulama mengenai sholat tanpa menggunakan doa qunut. Sebaiknya dilakukan atau tidak? Simak baik-baik bahasan berikut menurut beberapa ahli agama tersebut, hukum sholat subuh tanpa menggunakan doa qunut:

1. Menurut Imam Abu Haniffah

Menyampaikan bahwa qunut adalah sunah dan bisa dilakukan pada saat menjalankan sholat witir sebelum rukuk. Apabila dilakukan pada saat sholat subuh berjamaah maka makmum cukup diam saja, tidak perlu mengamini imam.

2. Menurut Abu Yusuf

Memberitahukan bahwa doa qunut merupakan sunah dan makmum mengikuti imam, bila melakukan qunut maka harus diikuti. Melakukan qunut pada saat sholat subuh sebelum rukuk di rakaat kedua.

3. Menurut Imam Ahmad Bin Hanbal

Menganggap bahwa qunut adalah amaliyah sunah. Dikerjakannya pada saat setelah rukuk pada sholat witir. Sedangkan pada saat sholat subuh tidak dianggap sunah.

4. Menurut Nabi Muhammad SAW

Menggunakan doa qunut pada saat tertimpa musibah saja. Tidak pada setiap sholat subuh atau witir saja dalam mengerjakannya. Dikawatirkan bila mengkhususkan membaca doa qunut pada saat sholat subuh saja atau witir, maka akan menjadi bid’ah. Bahwa sebenarnya tidak ada dalil yang kuat mengatur mengenai hal ini.

5. Menurut Abi Malik

Sebaiknya doa qunut digunakan atau dilakukan pada saat terdapat musibah atau bencana. Mengerjakannya juga tidak pada saat sholat subuh saja.

Kesimpulan dari hukum sholat subuh tanpa doa qunut bagi orang yang tidak melakukannya adalah tidak dipermasalahkan atau sunah. Cukup yakin dan percaya bahwa Maha Pencipta Maha Mengetahui segala sesuatu yang dibutuhkan oleh UmatNya. Segala sesuatu yang diucapkan pun merupakan doa, jadi ucapkanlah dengan baik maka semua akan berakibat baik bagi diri masing-masing individu.

Doa qunut sesungguhnya sangat indah dan mulia. Meminta segala kebaikan-kebaikan dalam hidup seseorang itu sendiri maupun bagi saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah. Baik sekali bila dilakukan pada saat awal hari yaitu disaat sholat subuh, sebagai pembawa energi positif. Sekian semoga bermanfaat bagi semuanya.