Pelajaran yang Bisa Diambil Ketika Patah Hati Ini Wajib Diketahui

  

Pernah ngerasain patah hati? Ditinggal pas lagi sayang-sayangnya? Bagi beberapa orang, hal itu bukan lah masalah besar. Toh, bisa cari lagi! Tapi, bagi sebagian lainnya, patah hati bisa mengubah hidup mereka! Mulai dari mengurung diri di kamar, mogok kerja, nggak nafsu makan sampai masuk rumah sakit hingga bunuh diri. Kamu boleh, kok, sesekali bersedih. Namun, jangan terus-terusan, ya! Ketahui lah bahwa ada banyak pelajaran yang bisa diambil ketika patah hati. Apa saja?

Ingat, nggak, kapan terakhir kali kamu patah hati? Atau, kamu pernah melihat orang terdekat yang tanggal perceraiannya tinggal beberapa hari lagi? Patah hati emang hal yang menyakitkan. Tapi, nggak ada yang salah sebenarnya dari perasaan tersebut.

Mungkin kamu bakal dihampiri kesedihan yang mendalam. Namun, kamu harus tahu bahwa dengan mengalami patah hati, kamu bisa tumbuh. Kamu dapat mempelajari banyak hal yang belum tentu bisa kamu pelajari saat belum merasakan patah hati, seperti:

1. Kamu Harus Mencintai Diri Sendiri Terlebih Dulu Sebelum Mencintai Orang Lain

Seusai menangis berjam-jam di kamar diiringi lagu-lagu sedih, kamu harus jadi lebih kuat dari sebelumnya. Walau pun awalnya kamu akan merasa seperti terombang-ambing, tapi lama-lama kamu bakal lebih menghargai diri sendiri dan tahu apa yang kamu butuhkan.

2. Kamu Belajar Untuk Melepaskan

Kadang, sekeras apa pun usahamu, cinta yang kamu perjuangkan tidak bisa diselamatkan. Patah hati yang kamu rasakan mengajarkan bahwa nggak ada salahnya untuk mengalah. Kamu harus belajar melepaskan untuk menyembuhkan dirimu. Bukan berarti kamu gagal, tapi kamu melepaskan demi mendapatkan keberhasilan yang lain.

3. Biarkan Waktu Yang Menyembuhkan

Kata pepatah, seseorang datang dalam hidup kita karena sebuah alasan. Kadang kita nggak tahu kalau orang tersebut hanya datang untuk satu musim atau suatu alasan. Tapi, pada akhirnya, patah hati mengajarkan kita bahwa nggak selamanya menyakitkan mengetahui hal tersebut.

Dengan mengetahui dan belajar menerimanya, niscaya kamu bisa melewati hal-hal yang sulit dalam kehidupan. Percaya lah bahwa seiring dengan berjalannya waktu, rasa sakit itu akan hilang dengan sendirinya.

4. Ketika Terpuruk, Kamu Harus Bisa Bangkit Kembali

Pelajaran yang bisa diambil ketika patah hati berikutnya adalah bangkit dari keterpurukan. Mungkin kamu ingin bersembunyi di dalam kamar sambil meratapi kesedihan hingga entah kapan setelah putus cinta atau bercerai dengan pasangan.

Tapi kamu harus ingat bahwa ada makanan enak yang harus kamu cicipi, produk skincare favorit yang belum kamu pakai dan tempat-tempat menarik yang belum kamu kunjungi. Jadi, bangkit lah untuk meraih kebahagiaanmu!

5. Belajar Introspeksi Diri

Perpisahan mengajarkan kita banyak hal. Beberapa di antara hal tersebut mungkin nggak akan kamu sukai. Beberapa di antaranya lagi mengharuskanmu buat berpikir keras hingga membuat perubahan. Tapi, dari situ kamu bakal tahu sisi baik dan burukmu. Itu akan membantumu untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.

6. Bahagia Nggaknya Kamu Tergantung Pada Dirimu Sendiri

Pasti kamu pernah, kan, ada di titik di mana ingin menarik dan mengisolasi diri sementara dari lingkungan sekitar? Saat sampai di titik itu, segala nasihat serta motivasi dari keluarga, teman dan kerabat dekat nggak akan mempan. Sebanyak apapun mereka menyalurkan hal-hal positif padamu, jika kamu masih terpuruk dan belum ingin bangkit, maka kamu tidak akan bangkit.

Tapi, pilihan ada di tanganmu. Kamu ingin terus begitu atau bangun untuk mengejar kebahagiaanmu? Ingat, bahwa hanya dirimu sendiri lah yang bisa membuat kamu bahagia.

Pelajaran yang bisa diambil ketika patah hati di atas bisa membimbingmu untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Kamu bakal tumbuh menjadi orang yang lebih dewasa dan bisa mentolerir rasa sakit lebih baik dari sebelumnya.