Cara Melatih Kecerdasan Otak Anak Usia 1 Tahun yang Perlu Dilakukan Oleh Orang Tua

  

Anak usia 1 tahun termasuk dalam golden age atau usia emas yang sangat penting untuk kebaikan di masa depannya. Masa ini tidak dapat diulang sehingga pertumbuhan dan perkembangan yang berproses harus maksimal. Salah satu perkembangan yang penting di masa ini adalah kecerdasan otak  dan orang tua bisa memberikan stimulasi atau melatih hal tersebut agar lebih  maksimal. Berikut ini cara melatih kecerdasan otak anak usia 1 tahun yang bisa dilakukan para orang tua.

1. Mengajak Bicara

Mengajak anak bicara bermanfaat untuk meningkatkan kosa katanya. Pada usia 1 tahun anak sudah mulai bisa berbicara dan dengan bantuan orang tua anak akan mengetahui banyak hal sejak dini. Orang tua juga bisa menceritakannya sebuah dongeng sederhana dengan buku bergambar atau pop up agar lebih menarik.

Melatih kecerdasan otak anak usia 1 tahun dengan cara mudah ini merangsang anak untuk berimajinasi antara gambar dengan cerita yang didengar.

2. Bermain Di Luar

Usia ini sudah saatnya anak mengenal orang lain selain keluarga dan mengenal tempat lain selain rumah. Dengan cara ini anak akan mengenal banyak orang, mulai berkomunikasi dengan teman seusianya atau orang lain dan mengenal benda-benda yang belum pernah dilihatnya di rumah.

Selain itu, ajak pula anak ke tempat umum seperti pasar, taman bermain, minimarket dan sebagainya untuk merangsang visual yang akan membentuk pemahaman baru bagi si anak.

3. Bermain Mainan Edukasi

Banyak mainan edukasi yang beredar di pasaran dan pilihlah yang sesuai dengan usianya. Permainan mencocokkan gambar misalnya dapat diberikan untuk menambah pengetahuan. Orang tua memandu anak dengan menyebutkan nama-nama gambar yang ada dan menyalakannya kembali kepada si anak. Pengulangan akan membuat anak semakin hafal dan paham suatu gambar atau bentuk yang dimainkan.

4. Berkomunikasi dengan Bahasa yang Benar Termasuk dengan Orang Lain

Meski kemampuan belum sempurna anak tetap seorang peniru yang baik. Ucapkan kata-kata yang baik dan benar termasuk ketika berbicara dengan orang lain. Apa yang anak dengar akan melekat di otaknya kemudian menirukan meski tidak sempurna dan seiring berjalannya waktu anak akan semakin fasih mengucapkan tersebut.

Termasuk pula biasakan memanggil anggota keluarga lain dengan sebutan bukan nama, misalnya memanggil “kakak” atau “nenek” agar kelak anak juga memanggil anggota keluarga tersebut dengan kata tersebut.

5. Merangsang Imajinasi

Bukan hanya mendengarkan dan melihat gambar, anak juga perlu “melakukan” untuk menyalurkan imajinasinya karena mendengar dan melihat tidaklah cukup. Berikan anak krayon atau alat tulis berwarna lain beserta bukunya.

Biarkan anak mencoret-coret buku sepuasnya dan orang tua juga bisa ikut menggambar untuk menuntun si buah hati. Tak hanya melatih kecerdasan, aktivitas ini juga melatih otot motorik anak dengan menggerakkan krayon tersebut.

6. Mengapresiasi Usahanya

Ketika bermain, menggambar dan hal lainnya pujilah si anak ketika berhasil melakukan sesuatu meski tak sempurna. Hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri, memahami bahawa melakukan sesuatu membutuhkan proses dan membuatnya berusaha lebih keras agar mendapat pujian atau kebenaran lainnya.

Kelak hal ini akan menjadikan si anak seorang yang pantang menyerah sebelum berhasil melakukan sesuatu atau keinginan.

Begitu pentingnya kehadiran dan peran orang tua dalam perkembangan anak sehingga tak jangan sampai melewatkannya begitu saja. Melatih kecerdasan otak anak usia 1 tahun di atas akan meningkatkan kognitif yang penting bagi masa depannya. Semakin baik proses ini dilakukan maka semakin cerdas dan mudah anak melakukan dan menghadapi segala sesuatu.