Kuliner Khas Bandung Yang Wajib Dicoba

  

Kuliner tidak luput menjadi bagian dari wisata. Berwisata tidak lengkap rasanya tanpa mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Bandung menjadi salah satu kota yang menjadi destinasi favorit di Indonesia. Begitu pula dengan berbagai kuliner khas Bandung yang memanjakan indra pengecap seperti berikut ini :

1. Nasi Kalong

Kuliner khas Bandung ini adalah makanan berupa nasi yang hanya tersedia di malam hari dari pukul 19.00 sampai 01.00 WIB. Kuliner ini warnanya agak gelap mirip rawon, karena memang salah satu bumbunya adalah kluwek. Komposisi nasi kaloang yaitu nasi merah. Biasanya nasi kalong disajikan dengan lauk pendamping seperti ayam goreng madu dan sayur tumis buncis serta pelengkap berupa sambal.  Warungnya bisa ditemui di Jl. Letnan Laut RE. Martadinata 102 Bandung.

2. Tutut Bandung

Tutut adalah sejenis hewan berupa keong yang hidupnya di sawah. Hewan tutut ini diolah dengan berbagai macam hidangan. Ada yang dimasak dengan bumbu pedas, dijadikan sayur bumbu kuning, maupun sayur kuning santan. Sensasi menyantap tutup yaitu dengan menyeruput keongnya sehingga daging tersebut bisa dimakan.

3. Wajit Cililin

Makanan ini adalah sejenis jajanan manis yang dibungkus dengan kulit jagung. Bentuk wajit cililin ini seperti mengerucut. Komposisi dari jajanan ini adalah beras ketan, kelapa , gula aren dan vanili. Wajit cililin bisa diperoleh dengan mudah di berbagai sentra oleh-oleh khas Bandung seperti di Pasar Kosambi. Asal jajanan ini dari Bandung Barat, tepatnya di Cililin sesuai dengan namanya.

4. Bandros

Kue bandros merupakan jajanan khas Bandung yang bentuknya mirip pukis. Adonan tempat memasaknya juga serupa dengan pukis, papan cetak cekungan. Hanya saja, bandros ini terbuat dari campuran adonan tepung terigu dan santan. Setelah adonan matang, kemudian diberikan topping parutan kelapa.

5. Mie Kocok

Mie dengan cita rasa kaldu sapi ini terdiri dari mie kuning gepeng yang dicampur dengan tauge dan kikil. Campuran mie dan bahan lainnya tersebut disiram dengan kuah kaldu sapi yang dilengkapi dengan tulangnya. Tak lupa, taburan bawang goreng dan seledri menjadi penyedap hidangan mie kocok ini.

6. Seblak

Jajanan seblak menjadi populer kalangan anak muda. Seblak merupakan kuliner yang berisi kerupuk basah (direbus) yang dimasak dengan bumbu pedas dan gurih. Namun tidak hanya menyajikan kerupuk rebus saja, seblak juga memiliki varian menu dengan tambahan bahan lainnya seperti sosis, mie, ceker, maupun sayur-sayuran. Seblak kini tidak hanya ada di Bandung, daerah lain di Indonesia juga ramai yang menjual seblak.

7. Bageur

Kuliner bernama bageur ini adalah kombinasi antara burger dan bakpao. Bageur ini terdiri dari potongan bakpao yang diisi dengan daging, tomat, selada, mayonais, bawang bombay, serta keju, lalu ditutup kembali dengan potongan bakpao. Seperti burger, tetapi roti yang mengapitnya berupa bakpao. Uniknya, bakpao tersebut terdiri dari beraneka warna yang menarik. Selain itu, bageur juga terdiri dari aneka rasa seperti cheese bageur, smoked beef, maupun smoked egg. Harga yang dipatok mulai dari kisaran 28 hingga 89 ribu rupiah.

8. Cuanki

Kuliner ini merupakan makanan berkuah bening yang berisi bakso, tahu dan siomay serta aneka gorengan. Penamaan cuanki sendiri mulanya berasal dari akromin cari uang jalan kaki. Dulunya para penjual cuanki banyak yang menjajakan jualannya dengan gerobak sambil berjalan kaki. Saat ini, para penjual cuanki sudah banyak yang berjualan di kios atau warung.

Menjelajahi Bandung, tak lengkap rasanya tanpa mencicipi kekayaan kulinernya. Bandung memiliki kuliner yang nikmat dan aneka jenis. Pecinta kuliner tentu akan puas dengan ragam kuliner Bandung mulai dari makanan berat, berkuah hingga jajanan. Tak heran jika kuliner khas Bandung banyak menjadi favorit para pelancong.