Inilah 7 Makanan Penambah Darah Saat Puasa Bagus Untuk Penderita Anemia

  
Makanan Penambah Darah Saat Puasa

Ramadhan telah tiba inilah bulan yang sangat di nanti-nanti khususnya oleh umat Islam. Pada saat berpuasa kita akan menahan diri dari makan dan minum selama beberapa jam, tentunya hal ini berpengaruh terhadap kondisi tubuh. Oleh karenanya asupan makanan yang akan kita konsumsi perlu diperhatikan agar sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Terlebih bagi kita yang mengidap penyakit anemia, pastinya kita membutuhkan makanan penambah darah saat puasa. Apa saja makanan yang bisa menambah darah mari kita bahas.

Anemia adalah penyakit yang pada umumnya kurangnya sel darah merah dalam tubuh atau hemoglobin yang tidak mencukupi. Namun jangan khawatir bagi pengidap anemia ketika berpuasa, karena kita bisa mengimbanginya dengan asupan makanan penambah darah. Agar tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar maka inilah makanan yang perlu dikonsumsi sebagai penambah darah saat puasa.

1. Kurma

Pertama makanan penambah darah saat puasa adalah buah kurma. Buah yang satu ini memang kaya akan manfaat terutama bagi kesehatan, kurma juga bisa sebagai penambah darah alami.  Di dalam kurma juga mengandung mineral, protein, serat, tembaga, zat besi dan vitamin B6. Konsumsi 3 butir kurma selama buka dan sahur agar menjaga tubuh tetap fit sepanjang hari walau dalam keadaan berpuasa.

2. Daging Merah

Orang yang kekurangan darah sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Daging merah mengandung vitamin B12 yang tinggi oleh karena itu sangat baik untuk makanan penambah darah saat puasa. Ingat jangan konsumsi daging merah secara berlebihan karena daging merah bisa meningkatkan kolesterol.

3. Bayam

Sayur yang berwarna hijau ampuh sebagai penambah darah karena kandungan didalamnya. Bayam adalah makanan penambah darah saat puasa yang selanjutnya. Sayur bayam merupakan salah satu sayur yang kaya akan zat besi dan vitamin C. Cara mengkonsumsi sayur bayam juga bisa dengan beberapa cara diantaranya adalah sebagai jus, salad atau dimasak dengan makanan lainnya.

4. Buah Tomat dan Wortel

wortel dan tomat  merupakan buah yang kaya akan sumber vitamin A dan baik untuk menambah darah dan penyerapan zat besi. Bagi seseorang yang sedang berpuasa dan membutuhkan penambahan darah sangat cocok jika mengkonsumsi wortel dan tomat. Cara penyajiannya juga bisa bervariasi bisa diminum sebagai jus atau dimasak dengan makanan yang lain. Jadi makanan yang satu ini pas sekali untuk penderita anemia.

5. Kacang Hijau

Selain mengandung zat besi untuk meningkatkan hemoglobin dan penambah darah, kacang hijau juga membantu penyerapan protein dan karbohidrat. Kacang hijau juga dikenal kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, dapat membantu pembentukan sel, dan sumber energi penyerapan karbohidrat.

6. Daun Singkong

Daun singkong merupakan sayur yang tidak asing lagi bagi orang indonesia, karena sayur ini bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Sayur daun singkong memiliki kandungan gizi yang bermanfaat, salah satunya adalah sebagai penambah darah. Beberapa vitamin yang ada pada daun singkong diantaranya adalah vitamin B1, vitamin C, lemak, zat besi protein, karbohidrat dan fosfor.

7. Buah Bit

Buah ini memang sudah dikenal sebagai buah penambah darah yang efektif. Kadar asam folat dan zat besi yang terkandung dalam buah berwarna merah ini dapat membantu memproduksi hemoglobin secara cepat. Dengan minum jus buah bit saat berbuka akan menambah pembentukan sel darah merah.

Itulah 7 makanan penambah darah saat puasa, selain makanan yang dikonsumsi kita juga menambah suplemen vitamin agar hasil yang diperoleh lebih maksimal. Semoga tips ini bermanfaat dan tetap jaga kesehatan. Selamat menunaikan ibadah puasa.