Olahraga Mengurangi Nyeri Haid Yang Mudah Untuk Dilakukan

  
Olahraga mengurangi nyeri haid

Dismenore atau nyeri haid merupakan keluhan umum yang kerap dialami oleh wanita pada masa awal menstruasi. Gejala yang muncul bisa disertai dengan kram perut bagian bawah dan nyeri di punggung bawah sehingga membuat tubuh terasa lemas dan sakit kepala.  Karena bisa mengganggu aktivitas, olahraga mengurangi nyeri haid dapat dilakukan daripada harus mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Salah satu penyebab nyeri saat haid yaitu adanya peningkatan zat prostaglandin yang memicu otot rahim terus berkontraksi untuk mengeluarkan darah. Beberapa wanita juga dapat mengalami nyeri haid karena volume haid yang banyak, obesitas atau karena sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok. Untuk mengurangi nyeri saat haid, berikut beberapa olahraga yang dapat dicoba:

1. Yoga

Yoga merupakan aktivitas olah tubuh dan pikiran untuk dapat meningkatkan kualitas mental dan fisik yang berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan. Olahraga ini terbukti dapat meredam nyeri haid dan mengurangi kram perut saat menstruasi karena gerakan yang fokus pada peregangan perut dan abdomen. Selain mengurangi nyeri haid, gerakan yoga juga mampu memperbaiki suasana hati.

Saat sedang berolahraga pastikan kebutuhan air tetap terpenuhi dengan minum air putih setidaknya setiap 15 menit sekali. Hal ini dilakukan untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi yang ternyata dapat memicu mual dan nyeri haid ketika sedang menstruasi. Gunakan pula pembalut bersayap yang ukurannya lebih panjang karena saat berolahraga sirkulasi darah akan lebih cepat.

2. Pelvic Tuck

Salah satu gerakan olahraga yang mudah dan dapat meredakan nyeri saat haid yaitu pelvic tuck. Pelvic tuck merupakan gerakan pinggang naik turun layaknya push up dengan posisi kaki yang sedikit lebih lebar dari jarak pinggul. Lakukan di atas matras yoga dan posisikan tubuh senyaman mungkin. Gerakan yang dilakukan dapat meredakan nyeri haid karena darah bersirkulasi ke otot punggung bawah.

3. Top Taps

Sama halnya dengan pelvic tuck, gerakan yang dilakukan pada top taps juga dapat meredakan nyeri haid ketika menstruasi. Dengan mengangkat kedua kaki 90° secara bergantian yang bertumpu pada bagian lengan, terbukti mampu meredakan kram menstruasi pada perut bagian bawah. Olahraga ini dapat dilakukan 1 hingga 2 menit ketika merasa sakit untuk melatih otot perut.

4. Berenang

Berenang merupakan olahraga mengurangi nyeri haid yang dapat dicoba selanjutnya. Saat berenang pastikan wanita yang sedang haid menggunakan menstrual cup atau tampon dari silikon yang tidak menyerap air agar lebih nyaman saat berenang. Bagi wanita yang sedang haid, tidak perlu takut untuk berenang karena tekanan air kolam renang akan menghentikan darah haid untuk sementara.

5. Kardio

Olahraga kardio atau disebut juga sebagai olahraga aerobik merupakan kegiatan olah tubuh untuk melatih dan memperkuat organ pernapasan dan tekanan darah. Dengan gerakan intens dan kecepatan rendah disebutkan bahwa olahraga ini mampu mengurangi nyeri saat haid. Banyak olahraga kardio yang dapat dilakukan seperti jogging di tempat, jalan kaki atau naik turun tangga.

6. Bersepeda

Olahraga yang tepat dilakukan ketika sedang haid yaitu olahraga ringan seperti bersepeda. Bersepeda dapat membuat sirkulasi darah ke seluruh otot tubuh menjadi lancar sehingga mengurangi nyeri saat haid. Selain memperlancar sirkulasi darah, bersepeda juga dapat memperbaiki suasana hati karena hormon endorfin yang dihasilkan oleh tubuh. Hormon ini mampu menimbulkan rasa bahagia dan mengurangi rasa sakit.

Demikianlah beberapa olahraga mengurangi nyeri haid yang dapat dilakukan ketika menstruasi. Tentunya nyeri saat haid sangat tidak mengenakkan bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada baiknya melakukan olahraga ringan untuk meredakan nyeri haid dibandingkan harus mengkonsumsi obat pereda nyeri. Selain lebih sehat, olahraga dapat membuat perasaan lebih bahagia dan membuat tidur lebih nyenyak.