Olahraga Ringan di Rumah Yang Mudah Dilakukan

  
Olahraga ringan di rumah

Himbauan untuk tetap di rumah oleh pemerintah akhir – akhir ini menjadikan aktivitas luar rumah terbatas untuk keperluan yang mendesak saja. Kegiatan berolahraga yang biasa dilakukan di lapangan olahraga, tempat fitness, dan lainnya kini tidak ada lagi. Namun, masih ada olahraga ringan di rumah yang dapat dipraktekkan untuk menjaga kebugaran tubuh.

1. Plank

Plank merupakan olahraga ringan di rumah, serta efisien untuk dilakukan. Bagaimana tidak? Olahraga ini tidak memerlukan alat dan tempat yang luas, namun memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Bila dilakukan secara rutin, plank dapat memperbaiki postur tubuh, mengurangi nyeri punggung, fleksibilitas tubuh terjaga, dan masih banyak lagi.

Cara mempraktekkan plank cukup mudah, tinggal memposisikan tubuh seperti posisi push up, namun lengan diletakkan sejajar, menempel lantai, dan membentuk sudut 90 derajat. Lengan disini berfungsi sebagai penopang tubuh. Lalu tahan posisi ini dari 30 detik pada hari pertama, hingga lima menit di hari ke 30.

2. Skipping

Olahraga skipping memerlukan tali untuk melakukannya, sehingga olahraga ini dapat juga olahraga lompat tali. Skipping adalah jenis olahraga ringan di rumah yang membuat pikiran menjadi lebih fokus, detak jantung terlatih, keseimbangan dan koordinasi tubuh meningkat. Selain itu skipping efektif dalam menurunkan berat badan, dan mengecilkan paha.

Hanya dengan satu menit sudah membakar sebanyak 13 kalori. Sehingga, semakin lama skipping dilakukan, maka semakin banyak kalori yang akan terbakar. Untuk melakukan skipping disarankan untuk menggunakan sepatu, dan tempat sedikit luas, agar tali tidak tersangkut ke benda – benda sekitar.

3. Sit Up

Olahraga satu ini bermanfaat untuk membentuk dan mengencangkan otot perut, sehingga perut tampak lebih kecil. Dapat menjaga fleksibilitas dan keseimbangan tubuh, serta mampu mengurangi cedera punggung bila dilakukan secara rutin. Untuk hasil maksimal, sit up dilakukan setiap hari dengan 2 – 3 pengulangan selama 3 – 5 menit tiap ulangannya.

4. Push Up

Perlu diperhatikan, push up untuk laki – laki berbeda dengan push up untuk wanita. Perbedaan terletak pada tumpuannya. Bila push up pada laki – laki kedua tangan menjadi tumpuannya, pada wanita lutut yang menjadi tumpuan dalam melakukan olahraga ini. Porsi untuk melakukannya sama seperti sit up, atau sekitar 10 – 15 kali gerakan.

Gerakan push up hampir melatih semua otot tubuh, terutama otot tubuh bagian atas, seperti dada, bahu, lengan, dan perut. Bila rutin melakukan gerakan push up maka akan mendapatkan manfaat seperti lemak tubuh terbakar, metabolisme tubuh menjadi lancar, hingga sakit punggung terobati.

5. Squat

Squat diawali dengan berdiri tegak, lalu kaki dibuka selebar pinggul. Kemudian turunkan tubuh perlahan hingga kaki menekuk dan punggung terdorong ke belakang. Lengan diluruskan ke depan seiring posisi menurunkan tubuh, yang membuat keseimbangan terjaga. Setelah itu perlahan kembali ke posisi semula, lakukan secara berulang.

Untuk hasil maksimal, gerakan squat dilakukan selama tiga menit. Dengan demikian, otot sekitar kaki, yaitu betis dan paha akan terlatih dan menjadi lebih kuat. Otot pinggul, dan perut pun akan terlatih. Fleksibilitas tubuh terjaga, dan sirkulasi darah ke seluruh tubuh menjadi lancar, serta kalori tubuh terbakar.

6. Yoga

Diperlukan alas berupa matras untuk melakukan yoga. Yoga memberikan hasil maksimal bila dilakukan tiga kali seminggu selama 60 – 90 menit. Tidak perlu gerakan yang sulit, gerakan yoga yang sederhana pun sudah dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Kebugaran tubuh yang terjaga, terhindar dari stress dan depresi, serta ketenangan akan didapat.

Enam jenis olahraga di atas sangat memungkinkan untuk dilakukan di dalam rumah. Meskipun demikian, tidak kalah manfaatnya dengan olahraga yang dilakukan di luar rumah. Selamat mencoba enam olahraga ringan di rumah, dan rasakan manfaatnya. Tubuh tetap bugar, dan sehat meskipun berada di dalam rumah.